1 Deskripsi Paparan
Penguatan Corporate Culture SMK menjadi kunci agar Teaching Factory tidak hanya berhenti pada penyediaan fasilitas dan alat praktik, tetapi benar-benar menghadirkan budaya kerja industri di sekolah. Tantangan utama SMK bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan juga disiplin, etos kerja, tanggung jawab, soft skills, dan pola pikir mutu.
Melalui Corporate Culture, SMK diarahkan menjadi replika dunia industri yang menerapkan standar kerja nyata, seperti 5R/5S, K3, ketepatan waktu, evaluasi kinerja, layanan pelanggan, dan kerja berbasis target. Dengan budaya ini, siswa terbiasa belajar, bekerja, dan berperilaku secara profesional.
Implementasi budaya korporasi akan memperkuat kesiapan lulusan untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi. Inilah fondasi penting menuju SMK Bermutu untuk Indonesia: menghasilkan lulusan terampil, berkarakter, produktif, dan berdaya saing global.
Melalui Corporate Culture, SMK diarahkan menjadi replika dunia industri yang menerapkan standar kerja nyata, seperti 5R/5S, K3, ketepatan waktu, evaluasi kinerja, layanan pelanggan, dan kerja berbasis target. Dengan budaya ini, siswa terbiasa belajar, bekerja, dan berperilaku secara profesional.
Implementasi budaya korporasi akan memperkuat kesiapan lulusan untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi. Inilah fondasi penting menuju SMK Bermutu untuk Indonesia: menghasilkan lulusan terampil, berkarakter, produktif, dan berdaya saing global.
2 Pratinjau Sampul
Blueprint_Budaya_Korporasi_SMK.pptx
17.43 MB
Download
130 kali
Status
Tersedia
Cari Paparan Lainnya?
Cari dokumen dan salindia lainnya di direktori repositor salindia SMK.
Kembali ke Direktori